Sejarah berdirinya PKBM Lentera Ilmu tidak lepas dari kepedulian mendalam terhadap realitas pendidikan.
Ketika pertama kali digagas belasan tahun yang lalu, kami menyadari adanya kesenjangan yang memprihatinkan. Banyak saudara-saudara kita terpaksa putus sekolah karena kendala ekonomi maupun masalah keluarga.
Berangkat dari keresahan yang sama, sekelompok praktisi pendidikan sepakat mendirikan wadah pendidikan alternatif bernama "Lentera Ilmu"—sebuah harapan agar kelak menjadi cahaya penerang di tengah ketidaktahuan.
"Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena seseorang telah melewati batas usia sekolah formal. Tidak ada yang pantas divonis gagal di masa depan."
Beroperasi dengan fasilitas terbatas, ruang belajar yang hanya sebatas pendopo kecil, dan buku-buku hasil sumbangan. Cibiran masyarakat bahwa paket kesetaraan adalah "kelas dua" justru menjadi bahan bakar semangat kami.
Pada saat itu, tutor pengajar bahkan bisa dihitung dengan jari. Mereka rela mengabdi murni karena panggilan hati. Kami bertekad membuktikan bahwa lulusan Paket memiliki kompetensi dan kapabilitas yang setara—bahkan lebih tangguh karena ditempa oleh pengalaman hidup.
Konsistensi berbuah manis. Angkatan demi angkatan lulus dengan nilai UNPK memuaskan. Keberhasilan alumni meruntuhkan stigma negatif. Kini, kami telah bertransformasi dengan fasilitas lengkap, lab komputer, dan e-learning.
Meskipun telah modern, semangat pengabdian dan kepedulian sosial dari masa lalu tetap menjadi pondasi kokoh kami. Inovasi di masa kini adalah sayap yang menerbangkan siswa kami.
Tahun Pengalaman
Alumni Sukses